Saturday, July 11, 2015

Forum Online Gaul | Imam Nahrawi Tidak Ingin SepakBola Biasa

Forum Online Gaul | Imam Nahrawi
Imam Nahrawai yang selaku Mentri Pemuda serta Olahraga yang biasa di sapa pak Menpora kali ini menegaskan kembali untuk menghidupi dunia sepak bola indonesia. Namun dari sisi lain, Nahrawi tidak ingin sistem sepak bola hanya menjadi sepak bola biasa.

“Jika Menpora hanya ingin sekedar menjalankan sepak bola biasa,mungkin urusan tersebut selesai. Namun semua orang menginginkan sepakboola ini menjadikan sebuah solusi untuk pemersatu bangsa dengan menjalankan sportifitas yang amat tinggi, sehingga hak hak untuk pemain dan lainnya yang berhubungan sepak bola bisa terpenuhi, ” Ucap Pak Menpora dilansir situs Kemenpora.

 Di samping itu, Nahrawi juga ingin menyebutkan persoalan perangkat pada pertandingan yang akan menjadi sebuah Ujung tombak dari Sportivitas dalam turnamen tersebut. “Yang jelas nanti yang hadir ini merupakan orang yang sangat berani dan tidak takut akan intimidasi,” sambungnya kembali.

“Jadilah seorang Pengadil yang seadil adilnya, dapat membawa harkat serta martabat bangsa indonesia, saya selaku menpora akan sangat dibantu atas segalanya dari ketulusan para hadirin,” Ucap Imam yang selaku politisi dari partai PKB itu.

Sedangkan dari beberapa laporan dari acara penyegaran tersebut ada seditnya 44 orang pengawas yang mengikuti acar pertandingan serta di tambah 158 orang dari pihak wasit dan asisten wasitnya itu.

“Keseluruhannya itu mempunyai lisensi secara nasional C1, dengan adanya juga di sampaikan beberapa Materi dari Intuktur yang juga mengacu terhadap sistem FIFA yang terbaru,” ucap salah seorang koordinator dan mantan Wasit FIFA & PSSI, Daryanto.

Dalam acara ini juga akan dibuat pembacaan serta Penandatanganan Fakta Integritas dari seluruh perangkat dalam pertandingan, dan ini akan di saksikan langsung oleh Menpora pada acara 1 agustus mendatang yakni dalam Piala Turnamen Kemerdekaan tersebut.

Pada berita lain, salah seorang pemain muda asal Aceh, Martunis saat ini menjadi perhatian publik, pasalnya anak angkat dari Cristiano Ronaldo tersebut sukses masuk di akademi Sporting Lisbon. Kisah hidupnya ini yang sukses selamat dari Tsunami Aceh tahun 2004 lalu ini menjadi inspirasi hidup bagi dunia.  Dari situlah pemain 17 tahun tersebut akan membuat buku tentang perjalanan hidupnya ini, yakni berjudul “Life Of martunis”.

No comments:

Post a Comment